Oleh: ERIKSON | 5 Mei 2008

Pembuatan Jilbab dan Mukena dengan mesin tradisional masih dipakai oleh sebahagian masyarakat kota Bukittinggi

Pada Era Globalisasi dan kemajuan tekhnologi komputerisasi, memegang peranan penting dalam segala aspek kehidupan manusia, tidak hanya di bidang perkantoran dan industri, tapi sampai ke home industri yang ada di kota Bukittinggi, sebagai contoh mesin bordir komputer untuk pembuatan bordir. dengan segala kemudahan yang diberikan ……… oleh bordir komputer para pengusaha bordir berlomba-lomba untuk memiliki mesin komputer bordir tersebut. ini terlihat dengan telah banyaknya berdiri perusahaan-perusahaan pembuatan bordir menggunakan mesin komputer. Apakah hasil yang dicapai dengan menggunakan komputer dapat memuaskan konsumen ? didalam masyarakat terdapat kisaran atau suara-suara yang pro dan kontra tentang hasil atau kwalitas yang dihasilkan oleh mesin bordir komputer tersebut. untuk pastinya kami serahkan kepada konsumen untukmenilainya.

Dilihat  dari latar belakang dari sejarah bordir yang ada di kota Bukittinggi,

dan sebelum adanya tekhnologi bordir komputer  masuk ke Kota Bukittinggi,masyarakat  banyak menggunakan mesin jahit tradisional. dengan modal keahlian yang dimiliki atau mempunyai sertifikat kursus yang dikeluarkan oleh kursus-kursus bordir, mereka sudah bisa mengembangkan keahliannya dalam pembuatan berbagai jenis bordir, dan sudah bisa membuka lapangan kerja bagi keluarganya sendiri dan akan berkembang sebagi home industri sebagai contoh pembuatan jilbab dengan motif bordir atau mukena dengan bordir. dan ini sangat diminati oleh wisatawan dari dalam negeri maupun manca negara, dan bahkan banyak permintaan baik untuk skala nasional maupun international terutama negara-negara tetangga kita, negara Malaysia dan Brunai Darussalam.

Untuk suatu  kesimpulan bahwa masyarakat di kota Bukittinggi belum semuanya menggunakan tekhnologi komputer di dalam bidang pembordiran dan pembuatan motif bordir, masih banyak masyarakat di kota bukittinggi yang masih menggunakan mesin tradisional. dan yang paling penting masyarakat yang menggunakan mesin tradisional tersebut belum mau menggunakan mesin komputer karena dari hasil dan kwalitas yang dihasilkan oleh pekerja-pekerja trampil dalam mengolah bordir tradisional tidak kalah oleh kwalitas yang dihasilkan oleh mesin komputer, dan ini merupakan suatu tanda bahwa bordir tradisional masih diminati oleh para pencinta bordir baik yang datang dari dalam negeri maupun ang datang dari luar negeri, dan semakin banyaknya permintaan dari negara tetangga kita terutama malaysia, sehingga sedikitnya dapat mempertahankan kelangsungan masyarakat dengan home industri yang dikelola di rumah-rumah.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori